Pergantian Satgas Pamtas RI-Malaysia, Dansatgas : 'Indikator Keberhasilan Tugas Adalah Nol Pelanggaran!'


KALIMANTAN BARAT, SS – Dalam rangka penyiapan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY yang akan berangkat tugas menggantikan Yonif Mekanis 643/Wns, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P memberikan pembekalan kepada seluruh personel Satgas Pamtas Yonif 645/GTY bertempat di aula Yonif 645/GTY Kab. Sambas. Kamis (10/02/2022).

Dalam penyampaian pembekalannya Dansatgas mengatakan bahwa,"Sebanyak 450 personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dan 450 personel Satgas Pamtas Yonif 144/JY akan diganti oleh 550 personel Batalyon Infanteri 645/GTY dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat," katanya.

Dalam pembekalan ini Dansatgas Pamtas juga memberikan informasi bahwa,"Mengenai situasi dan kondisi terkini di wilayah perbatasan Kalimantan Barat sektor barat, dimana masih terdapat Tindak Pidana Ilegal melewati jalur tidak resmi," terang Dansatgas.

Lanjutnya,"Selain menjaga perbatasan Satgas Pamtas juga memiliki kewajiban untuk dapat melaksanakan kegiatan teritorial yang bertujuan untuk dapat berbuat yang terbaik bagi masyarakat, responsif dalam membantu kesulitan masyarakat sekitar pos dan juga memiliki inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyakarat," jelas Dansatgas.

Dansatgas mengungkapkan bahwa,"Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns telah menjalankan program unggulan yaitu penanaman sorgum sebagai bentuk membantu program ketahanan pangan Pemerintah di seluruh pos jajaran dan juga penanaman kemiri sebagai penanda patok batas, dan hal ini diterima oleh masyarakat perbatasan dengan sangat antusias,"ungkapnya.

Selanjutnya Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns mengharapkan, Satgas Pengganti dari Yonif 645/GTY ke depan dapat lebih baik dan berhasil sehingga dapat membawa nama baik Satuan, Kodam XII/Tpr dan TNI Angkatan Darat khususnya.

“Indikator keberhasilan tugas adalah Nol pelanggaran, wilayah perbatasan aman dari tindak pidana ilegal, kami berharap Yonif 645/GTY dapat melanjutkan penugasan di wilayah perbatasan Kalbar dengan hasil yang baik,” pungkas Dansatgas. 

(Pendi) SS

Komentar