Menjawab Suara Sumbang Dan Harapan, Riza Sudrajat : 'APBD 2020 Tidak Diserap, Sekolah Kami Berharap Miliki Komputer, Idealnya 80 Unit'


KABUPATEN BEKASI, SS - Terkait rumor yang berkembang dalam masyarakat Pers maupun aktifis pemerhati pndidikan dan pemantau aktifitas Penyelenggara Negara serta Keuangan Negara tentang adanya dugaan penyelewengan penggunaan 20 Unit komputer yang disinyalir dilakukan oleh Kepala Sekolah SMPN 05 Tambun Selatan, mendapatkan bantahan dan klarifikasi dari sang Kepala Sekolah SMPN 05 Tambun Selatan, (18/11/2021).

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 05 Tambun Selatan, Riza Sudrajat  di Tambun Selatan pada Tim Awak Media TT yang melakukan konfirmasi terkait permasalahan penggunanan 20 Unit Komputer berdasarkan dari informasi yang dihimpun Tim TT dari berbagai sumber.

"Untuk APBD 2020 tentang pengadaan komputer untuk SMP 5..tidak di serap, yang di serap hanya tiga sekolah yaitu SMP 1, SMP 2 dan SMP 3...kalau anggaran APBD tidak ada di kita...kalau tidak di serap berari tidak di ambil," jelasnya.

Kembali Riza menegaskan bahwa," Karena pada saat itu oleh pejabat pengadaan barang tidak di Acc dengan alasan lain, jadi tidak diserap," imbuhnya.

Rizapun mengungkapkan bahwa hal tersebut baru di ajukan satu kali namun terkendala Covid-19 sehingga pengajuan 2020 tidak terrealisasi, namun Riza berharap pengajuan pada 2020 tersebut dapat di realisasikan mengingat kebutuhan komputer untuk anak sekolah sangat di butuhkan dan bersifat Urgensi.

"Terkait dengan saat itu di 2020 memang rencana masih ada UNBK, tapi karena ada perubahan dari kementerian ada Covid-19 maka tidak di adakan UNBK..kemudian di 2021 kemaren kan ada ANBK (Assesmen Nasional Berbasis Komputer), ya harapan kami bisa untuk memiliki komputer itu," ungkapnya.

Riza menjelaskan," Untuk yang 2020, kita ngajuinkan yang 2020, ya pengen kita di realisasi..tapi kalau tidak bisa mau bilang apa..harapan kita ya pengen untuk pemenuhan ANBK," jelasnya.

Riza memaparkan bahwa," Kalau dulu jaman UNBK, ujian nasional berbasis komputer sebetulnya, ya sekolah harus memiliki komputer banyak, kalau jumlah siswa misalnya 200 (Dua Ratus-Red), kalau satu ruangan itu kita pakai 40-40 kurang lebih sekitar 80 (Delapan Puluh)an harus ada, itu idealnya, kalau untuk siswa 200  (Dua Ratus-Red), sampai saat ini untuk 20 unit saja tidak terrealisasi hanya SMP 1,2 dan 3 saja di Tambun Selatan, kalau di 2018 kita dapet droping dari pusat itu tidak pakai ini itu (Tak Banyak Persyaratan-Red) kita di kirim aja gitu," papar Kepala Sekolah SMPN 05 Tambun Selatan.

Menurut Riza,"Untuk semua sekolah bukan hanya sekolah saya, idealnya satu sekolah itu 80-100 unit komputer harus ada lah, apalagi kalau tiga ruangan itu harus 120 unit, kalau untuk ideal,"tandasnya.

"Kalau begini, ini kita bicara UNBK, kalau siswa kita misalnya 200, kalau pengen itu tiga sesi itu ya sekitar 80 (Delapan Puluh) an dengan jumlah siswa yang ada, sebetulnya semua sekolah itu butuh komputer bukan cuma hanya di saya, jadi harapannya standarisasi itu harus di penuhi," pungkas Kepala Sekolah SMPN 05 Tambun Selatan, Riza Sudrajat mengakhiri wawancara dengan Tim Awak Media TT.

(Joggie) SS


Komentar

POSTINGAN POPULER

DR Tri Hayati Saksi Ahli Tegaskan SK Pencabutan Izin Usaha PT Pulomas Sentosa Cacat Yurisdis Dan Subtansi

Tingkatkan Kesadaran Hukum Bagi Para Prajurit, Korem 061/Sk Gelar Penyuluhan Hukum di Kota Bogor

Diduga Berkaitan Dengan Pencabulan Terhadap Penyandang Disabilitas Wartawan Rakyat Merdeka News Dikeroyok

Dua Karung Miras Berhasil Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia di Jalur Tak Resmi, Kapuas Hulu